Bisakah Kucing Makan Jagung? Temukan Jawabannya Disini

Jagung, kadang-kadang disebut jagung, adalah sayuran bertepung yang ditanam dan dimakan di seluruh dunia. Jagung pertama kali ditanam di Meksiko sekitar 10.000 tahun yang lalu, sebelum dibawa ke Amerika Utara dan Selatan serta Eropa.

Saat ini, keserbagunaannya membuatnya menjadi makanan yang sangat populer, baik direbus, dikukus, dipanggang, atau dipanggang. Karena ini adalah sayuran yang sangat populer bagi kita manusia, Anda mungkin bertanya-tanya apakah kucing Anda juga bisa makan jagung. Jawabannya adalah ya, kucing bisa makan jagung dengan aman.

Jadi, mari kita lihat lebih dekat seberapa banyak, seberapa sering, dan jenis jagung apa yang aman untuk teman kucing Anda.

Statistik Nutrisi

Ada beberapa varietas jagung yang ditanam di seluruh dunia, semuanya sangat padat nutrisi dan memiliki banyak manfaat kesehatan.

Satu tongkol jagung manis mengandung:

Kalori 90
protein 3g
Karbohidrat 19g
Gula 5g
Serat 1g
Gemuk 1g

Fakta Gizi

Jagung memiliki rasa manis tetapi dikemas dengan kebaikan yang sehat. Kandungan seratnya yang tinggi sangat bagus untuk kesehatan usus dan bahkan dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama di antara waktu makan. Serat dalam diet Anda juga penting untuk membantu mengurangi risiko kanker usus.

Jagung juga kaya akan antioksidan, termasuk vitamin C, yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

Jagung juga mengandung karotenoid yang membantu meningkatkan kesehatan mata. Vitamin dan mineral lain yang ditemukan dalam jagung termasuk vitamin B, E, dan K, magnesium, dan potasium.

Manfaat Jagung Untuk Kucing

Kucing adalah karnivora wajib, sehingga mereka mendapatkan sebagian besar nutrisi yang mereka butuhkan untuk tetap sehat dari daging. Tapi mereka tetap perlu makan makanan yang seimbang. Jagung dikemas dengan serat, yang membantu menjaga usus kucing Anda tetap sehat. Ini mendukung bakteri usus yang sehat yang mengurangi risiko diabetes, obesitas, diare, sembelit, dan bola rambut.

jagung adalah sumber protein tambahan yang baik, yang dapat digunakan untuk energi. Jagung juga enak, dan mudah dicerna! Tapi itu tidak digunakan dalam makanan kucing sebagai sumber nutrisi. Ini hanya digunakan sebagai pengisi yang sehat, dan untuk menambah rasa dan tekstur pada makanan.

Sedikit jagung yang ditambahkan ke makanan kucing Anda bisa menjadi makanan yang enak dan tentu saja tidak tidak sehat atau berbahaya. Namun, ada camilan lain yang lebih sehat dan lebih bergizi seimbang untuk ditawarkan kepada teman kucing Anda.

Berapa Banyak Jagung yang Bisa Dimakan Kucing?

Berapa Banyak Jagung yang Bisa Dimakan Kucing?

Jagung, seperti semua makanan ringan dan camilan, hanya boleh memenuhi 10% dari asupan makanan harian kucing.

Meskipun jagung sehat dan aman untuk dimakan kucing, namun tetap harus diberi makan secukupnya. Ini karena itu tidak memiliki nilai gizi yang sangat tinggi dengan sendirinyadan kucing perlu makan lebih banyak daging daripada yang lainnya.

Jagung, seperti semua camilan, harus diberi makan secukupnya. Camilan dan camilan apa pun hanya boleh memenuhi 10% dari asupan makanan harian kucing. Satu sendok teh jagung kecil sudah cukup untuk kebanyakan kucing. Terlalu banyak bisa membuat mereka kenyang terlalu cepat dan tidak menyisakan ruang untuk makanan gemuk mereka, yang perlu mereka konsumsi agar tetap sehat.

Seberapa Sering Kucing Makan Jagung?

Moderasi adalah kunci dalam hal camilan dan camilan untuk kucing Anda, dan mereka hanya boleh memenuhi 10% dari asupan makanan hariannya. Sebagai aturan, kucing hanya boleh makan jagung sekali seminggu paling banyak, dan dalam jumlah yang sangat kecil.

Terlalu banyak jagung dapat menyebabkan sakit perut, dan jika kucing Anda kenyang dengan jagung, mereka mungkin tidak ingin memakan semua daging mereka yang mengandung nutrisi yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup dan tetap sehat.

Apakah Jagung Digunakan Dalam Makanan Kucing Komersial?

Jagung sering digunakan sebagai bahan makanan kucing yang disiapkan secara komersial, jadi kucing Anda mungkin sudah mengonsumsi jagung dalam makanannya. Ini digunakan sebagai pengisi, dan untuk menambah rasa pada makanan kucing basah dan kering. Tetapi juga meningkatkan kandungan serat dan menambahkan vitamin dan mineral penting untuk menciptakan makanan seimbang untuk kucing Anda.

Risiko Makan Jagung Bagi Kucing

Risiko Makan Jagung Bagi Kucing

Sementara jagung matang biasa aman untuk kucing, sekam jagung, daun, keripik jagung, cornflake, dan popcorn sebaiknya dihindari.

Jagung tersedia dalam berbagai bentuk, dan cara paling aman untuk memberi makan kucing Anda adalah dimasak dengan benar-benar polos. Beberapa makanan yang mengandung jagung bisa berbahaya bagi kucing Anda dan sebaiknya dihindari.

Kanji dr tepung jagung harus dihindari, karena dapat menyebabkan muntah dan diare. Itu juga bisa memicu pankreatitis yang merupakan peradangan pankreas yang menyebabkan gejala gastrointestinal lebih lanjut dan sakit perut. Ini sering menyebabkan kucing dirawat di rumah sakit dan diberi cairan infus di dokter hewan.

Kulit jagung dan daun jagung juga berisiko bagi kucing – mereka sangat sulit dicerna dan bisa menjadi bahaya tersedak.

Keripik jagung sebaiknya dihindari, karena memiliki kandungan garam yang sangat tinggi. Jika kucing Anda mendapatkan sedikit keripik jagung, maka Anda tidak perlu khawatir. Tetapi kucing tidak bisa mentolerir kandungan garam dari makanan ringan ini – terlalu banyak garam dapat menyebabkan dehidrasi parah dan membuat kucing Anda tidak sehat. Keripik jagung mungkin juga mengandung bahan lain yang bisa berbahaya bagi teman kucing Anda.

Serpihan jagung dan jagung ketel (atau popcorn) tidak aman untuk kucing, karena kandungan gula dan lemaknya tinggi. Camilan lezat ini bisa membuat kucing Anda sakit perut, dan terlalu banyak gula dapat menyebabkan obesitas, atau memicu pankreatitis.

Apakah Kucing Menyukai Rasa Jagung?

Kucing menyukai rasa banyak makanan manusia, dan jagung tidak terkecuali. Beberapa kucing mungkin tidak begitu tertarik, tetapi kebanyakan tidak keberatan dengan rasa dan tekstur yang manis dan jagung!

Kesimpulan

Jagung adalah sayuran yang aman dan sehat untuk kucing, namun, jagung tidak boleh menjadi bagian utama dari makanan mereka karena tidak memberi mereka banyak nilai gizi. Satu sendok teh kecil jagung manis yang dimasak sesekali tidak apa-apa, dan jika kucing Anda menggigit jagung, itu pasti tidak akan membahayakan mereka.

Tetapi beberapa makanan yang mengandung jagung seperti serpihan jagung, tepung jagung, keripik jagung, dan jagung ketel harus dihindari karena bisa membuat perut kucing Anda agak sakit!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah jagung aman untuk dimakan kucing?

Ya, jagung aman untuk dimakan kucing asalkan dimasak polos dan diberi makan secukupnya. Terlalu banyak dapat menyebabkan sakit perut, dan karena tidak memberi kucing banyak nutrisi, itu hanya boleh diberikan sebagai makanan sesekali.

Mengapa jagung buruk untuk kucing?

Kucing adalah karnivora wajib, jadi mereka perlu makan daging untuk bertahan hidup dan tetap sehat. Jagung tidak memberikan banyak nutrisi untuk kucing, meskipun mengandung serat dan protein. Produk yang mengandung jagung lainnya seperti keripik jagung dan serpihan jagung dapat mengandung bahan-bahan yang dapat berbahaya bagi kucing seperti gula dan garam.

Mengapa kucing suka jagung?

Kucing menikmati rasa manis jagung, serta teksturnya. Itu juga mengenyangkan dan bergizi!

Leave a Comment