| By agung budhiarto,
|
Views : 209  |
Favoured : 19 |
Gas bertekanan dan bahayanya dilokasi kerja
Pada aktivitas harian, penggunaan gas bertekanan merupakan bagian dari kegiatan baik diindustri konstruksi, migas maupun manufaktur umum. Gas-gas tersebut biasanya dipampatkan didalam sebuah tabung pada tekanan tertentu. Gas-gas bertekanan didalam tabung pada industri konstruksi misalnya menggunakan oksigen, asitilin, propane dan argon untuk pemotongan dan pengelasan bahan metal. Industri migas dan kimia menggunakan nitrogen untuk melakukan purging ataupun carbon dioksida.
Gas-gas bertekanan yang industri gunakan biasanya terbagi kedalam beberapa jenis berdasarkan sifatnya, antara lain berupa gas cair, gas murni dan gas terlarut. Gas cair adalah gas yang dipampatkan dalam tekanan tertentu dan dalam suhu ruangan menjadi cair, pada saat valve di tabung dibuka maka gas menjadai vapor dan berubah bentuk menjadi gas kembali. Contohnya adalah propan dan karbon dioksida. Gas murni adalah gas yang dipampatkan dan tetap berbentuk gas, sebagai misal adalah nitrogen dan argon. Gas terlarut adalah jenis gas yang dilarutkan dalam suatu pelarut karena sangat reaktif sehingga diperlukan cairan. Salah satu dari jenis gas ini adalah gas asitilin, saat berada di dalam tabung bertekanan akan diberikan aseton sebagai bahan penyetabil dan terlarut didalamnya.
|
|