Telphone: 0000

Email: admin@indohse.web.id

CB Online

Keselamatan Kerja

Written by Admin

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Pekerjaan pengangkatan secara manual untuk barang-barang seperti di gudang, workshop konstruksi, bahan alam pada pekerjaan konstruksi sipil ataupun yang sejenis memberikan resiko terhadap kecelakaan kerja seperti lowback pain, hernia dan lainnya. Resiko kecelakaan baik karena terpeleset dan terjatuh pada saat mengangkat, posisi pengangkatan,  posisi menaruh dan jenis barang yang dibawa.

Menjadi penting untuk berbagi mengenai metode pengangkatan yang aman sehingga mengurangi resiko terhadap penyakit akibat kerja. Sebagai tahap awal sebelum melakukan pengangkatan, kita perlu melakukan analisa terhadap jenis barang yang diangkat sebagai misal:
Apakah ada bagian yang dapat bergerak dari material yang akan diangkat ? jika ya, jangan gunakan bagian tersebut untuk mengangkat.
Apakah material/barang yang akan diangkat mempunyai dimensi besar? Jika ya segeralah cari bantuan untuk mengangkat.
Apakah barang/material tersebut  terlalu berat? Goyangkan material tersebut sehingga kita dapat mengestimasi  berapa beban dan kemampuan kita untuk mengangkat, atau segera cari bantuan.
Setelah mengetahui jenis, beban dan dimensi dari barang/material yang akan diangkat, tehnik  pengangkatan yang aman antara lain:

  1. Posisi kaki. Regangkan kedua kaki agar, letakkan salah satu kaki lebih didepan. Posisi ini akan memberikan keseimbangan yang lebih baik.
  2. Memegang. Pastikan memegangnya pada pangkal jari dan telapak tangan , hal ini menjaga beban terdistribusi rata keseluruh tubuh.
  3. Tangan dekat dengan tubuh saat mengangkat. Hal ini untuk mengurangi tingkat kelelahan pada otot tangan dan bahu dan material tersebut seolah-olah menjadi bagian dari berat tubuh.
  4. Punggung yang tegak. Pada saat mengangkat usahakan selalu tegak , dimungkinkan memiliki kemiringan tubuh 15 derajat. Hal ini untuk mengurangi tekanan terhadap perut dan punggung.
  5. Posisi dagu, agar tulang belakang bagian atas tidak cidera, tegakkan  posisi dagu.
  6. Gunakan berat tubuh. Gunakan berat tubuh saat mengangkat keposisi pengangkatan, serta gunakan untuk mengendalikan pergerakan material.
  7. Rencanakan pengangkatan. Lakukan pemeriksaan untuk memilih jalur yang aman, bebas dari bahaya terpeleset, posisi sempit, posisi peletakan dan tentu saja PPE yang sesuai dengan bahaya dilokasi kerja.


Metode ini juga bisa kita lakukan dirumah lho... saat mengangkat barang-barang berat dirumah...

Add comment


Security code
Refresh

Category: