Telphone: 0000

Email: admin@indohse.web.id

CB Online

Kesehatan Kerja

Written by Admin

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Beton merupakan material yang tidak bisa ditinggalkan dalam pekerjaan konstruksi sipil. Bahan tersebut digunakan dalam pendirian struktur bangunan, saluran air, jembatan dan pagar. Beton/concrete terbuat dari semen portland yang dicampur dengan agregat ( krikil dan pasir) dan air (1),  ada kalanya campuran tersebut dbuat sendiri dilokasi kerja (site mix) dengan bantuan molen atau yang bisa digunakan di konstruksi sudah dibeli dengan campuran dan dengan kekuatan tertentu  (readymix) seperti yang dibutuhkan sesuai desain dan dalam jumlah besar.

Apakah bahaya beton bagi kesehatan dan keselamatan kerja? Semen sebagai salah satu bahan dari beton ternyata memiliki sifat kimia basa dan menimbulkan reaksi eksotermik (mengeluarkan panas) sehingga semen basah dapat menyebabkan luka bakar pada kulit jika tidak segera dibersihkan dengan air serta menyebabkan iritasi pada mata (2), selain itu debu yang terjadi baik saat penyiapan maupun saat sudah kering dapat menimbulkan efek pada kesehatan melaui jalur pernapasan. Pada kegiatan pengecoran beton di lokasi kerja konstruksi sipil biasanya membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan pekerjaan atau bahkan berhari-hari pada pekerjaan pengecoran bangunan tinggi.
Lalu bagaimana melakukan pencegahan resiko bahaya kesehatan dan keselamatan kerja saat berinteraksi dengan beton??


Metode kerja

  1. Jika pembuatan beton dilakukan di lokasi kerja, penyimpanan semen disimpan di tempat tersendiri dan masih terbungkus. Hal ini untuk menghindarkan pembungkus semen rusak dan berterbangan, sediakan ventilasi cukup  agar material semen yang sudah sudah diluar pembungkus dapat terurai konsentrasinya.
  2. Siapkan semen secukupnya saat melakukan pencampuran semen dengan bahan pasir ataupun krikil, hal ini untuk meminimalkan paparan semen semininal mungkin.
  3. Lakukan pencampuran beton diarea terbuka atau dilokasi yang memiliki ventilasi cukup.
  4. Jika dimungkinkan, miliki batako semen dengan beberapa ukuran agar pada saat pemasangan dinding dibagian sudut tidak perlu melakukan pemotongan batako yang akan menimbulkan debu akibat dari kegiatan tersebut.
  5. Jika dimungkinkan, gunakan readymix daripada pencampuran dilapangan.
  6. Perhatikan arah angin, lakukan pencampuran melawan arah angin.
  7. Lepaskankan perhiasan ditangan seperti jam, gelang dan cincin karena barang-barang tersebut dapat menjadi tempat menempelnya semen dan kontak dengan anggota tubuh.

Alat pelindung diri

  1. Gunakan sarung tangan karet yang tahan terhadap sifat kimia basa.
  2. Gunakan baju kerja lengan dan celana panjang untuk mengurangi paparan beton kering pada tubuh.
  3. Gunakan sepatu safety berbahan karet (safety boot) terutama pada saat pencampuran beton dan perataan beton.
  4. Gunakan kacamata safety untuk menghindari masuknya debu ataupun cairan beton kemata.
  5. Gunakan masker debu yang standar. Masker ini sangat penting baik pada saat pencampuran beton di lapangan, pembongkaran beton yang sudah jadi, atau melakukan pengeboran beton untuk pembautan struktur baja ke beton


Kebersihan perorangan.

  1. Cucilah segera pakaian yang terkena beton.
  2. Sediakan tempat cuci tangan yang bersih untuk mengurai beton cair yang ada ditangan. Hindari mencuci tangan dengan air yang tercampur bahan semen.
  3. Cucilah tangan sebelum makan atau minum setelah bekerja dengan beton.


Selain hal-hal yang telah disebutkan diatas, perlu dilakukan pemberian informasi melalui MSDS dari bahan-bahan beton yang digunakan serta bagaimana menggunakan alat pelindung diri yang tepat.  Sebagai informasi umum, anda dapat melihat niosh pocket guide untuk cement portland (3) untuk karakteristik dan pencegahan bahaya beton.
Sebagai sample untuk safety lesson learn dalam pekerjaan beton dapat dibuka dalam link ini.


1. http://id.wikipedia.org/wiki/Beton
2. http://en.wikipedia.org/wiki/Cement#Safety_issues
3. http://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0521.html










Add comment


Security code
Refresh

Category: